Dalam prosedur gastrointestinal endoscopy, berbagai aksesori digunakan untuk membantu tindakan diagnostik maupun terapeutik. Beberapa di antaranya adalah biopsy forceps, injection needle, hemostasis clip, hingga perangkat thermal therapy.
Namun, memilih aksesori endoskopi bukan hanya soal fungsi. Ada hal lain yang sama penting untuk diperhatikan, yaitu kompatibilitas aksesori dengan working channel pada endoscope.
Lalu, apa yang terjadi jika aksesori endoskopi yang digunakan ternyata tidak kompatibel dengan working channel?
1. Working Channel dan Aksesori Endoskopi Harus Sesuai
Working channel atau instrument channel merupakan saluran pada endoscope yang digunakan untuk memasukkan berbagai aksesori selama prosedur.
Setiap endoscope dapat memiliki ukuran working channel yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa model endoscope memiliki minimum instrument channel diameter mulai dari 2,4 mm, 3,2 mm, hingga 3,8 mm, tergantung pada modelnya.
Di sisi lain, setiap aksesori endoskopi juga memiliki ukuran dan working length tertentu. Karena itu, penting untuk memastikan aksesori sesuai dengan ukuran working channel pada endoscope yang digunakan.
Kompatibilitas ini perlu diperhatikan agar aksesori dapat digunakan dengan baik selama prosedur. Jika ukuran aksesori lebih besar dari kapasitas working channel, aksesori tentu tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Namun, kompatibilitas aksesori endoskopi tidak hanya ditentukan oleh diameter.
Working length juga perlu diperhatikan. Aksesori harus memiliki panjang yang sesuai agar dapat mencapai area target melalui endoscope yang digunakan.
Selain itu, beberapa aksesori memiliki persyaratan kompatibilitas khusus dengan model atau seri endoscope tertentu. Bahkan ketika diameter dan working length sudah sesuai, hal tersebut tidak selalu menjamin bahwa aksesori kompatibel dengan seluruh jenis endoscope.
Karena itu, selalu periksa spesifikasi kompatibilitas yang diberikan oleh manufacturer sebelum menggunakan aksesori.
2. Apa yang Terjadi Jika Aksesori Endoskopi Tidak Kompatibel?
Hal pertama yang mungkin terjadi adalah aksesori tidak dapat masuk melalui working channel atau mengalami hambatan ketika dimasukkan. Dalam kondisi seperti ini, aksesori sebaiknya tidak dipaksakan masuk.
Setiap aksesori memiliki spesifikasi penggunaan tertentu, termasuk kebutuhan minimum working channel. Oleh karena itu, ukuran working channel pada endoscope perlu sesuai dengan spesifikasi aksesori yang akan digunakan.
Informasi mengenai kompatibilitas dan minimum channel size biasanya tercantum pada spesifikasi produk atau Instructions for Use (IFU) dari manufacturer.
Jika aksesori mengalami hambatan, memaksakannya dapat mengganggu kelancaran penggunaan perangkat. Selain itu, tindakan tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan pada aksesori maupun sistem endoscope.
Namun, masalah kompatibilitas tidak hanya muncul ketika aksesori tidak dapat masuk ke working channel.
Aksesori mungkin dapat masuk ke dalam channel, tetapi tidak dapat mencapai area target dengan optimal karena working length yang tidak sesuai.
Dalam situasi tertentu, aksesori juga dapat memiliki desain yang membutuhkan kompatibilitas khusus dengan distal endoscope. Contohnya, beberapa distal end caps atau hood memiliki daftar model endoscope tertentu yang dapat digunakan.
Karena itu, “bisa masuk” belum tentu berarti “kompatibel dan dapat digunakan dengan optimal.”
3. Apa yang Perlu Dicek Sebelum Menggunakan Aksesori Endoskopi?
Pengecekan kompatibilitas aksesori endoskopi sebaiknya dilakukan sebelum prosedur dimulai, bukan ketika aksesori sudah dibutuhkan.
Sebelum menggunakan aksesori, pastikan beberapa hal berikut:
- Diameter aksesori sesuai dengan ukuran working channel endoscope.
- Working length sesuai dengan kebutuhan prosedur.
- Diameter insertion portion sesuai dengan spesifikasi endoscope.
- Model atau tipe endoscope sesuai dengan persyaratan aksesori.
- Persyaratan kompatibilitas pada IFU atau informasi resmi dari manufacturer sudah diperiksa.
Hal ini menjadi semakin penting karena kebutuhan aksesori dapat berubah selama prosedur.
Ketika ditemukan lesi yang membutuhkan pengambilan sampel, dokter mungkin membutuhkan biopsy forceps. Ketika terjadi perdarahan, aksesori seperti hemostasis clip, injection needle, atau perangkat thermal dapat dibutuhkan.
Jika aksesori yang tersedia ternyata tidak sesuai dengan endoscope yang digunakan, pilihan tindakan dapat menjadi lebih terbatas.
Karena itu, memastikan kompatibilitas aksesori sejak awal merupakan bagian penting dari kesiapan prosedur endoskopi.
Aksesori Endoskopi yang Tepat, Prosedur yang Lebih Siap
Aksesori endoskopi bukan hanya perlu memiliki fungsi yang sesuai. Aksesori juga harus kompatibel dengan sistem endoscope yang digunakan.
Dengan memastikan diameter, working length, model endoscope, dan spesifikasi kompatibilitas sebelum digunakan, pemilihan aksesori dapat dilakukan dengan lebih tepat dan sesuai dengan petunjuk penggunaan dari manufacturer.
PT Megasetia Amora Karsa menyediakan berbagai solusi perangkat dan aksesori endoskopi untuk mendukung kebutuhan gastrointestinal endoscopy.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pilihan aksesori dan kompatibilitasnya dengan kebutuhan prosedur Anda, tim Megasetia Amora Karsa siap berdiskusi.
